twitter

Kamis, 21 Mei 2015

Derby della Madonnina (Derby Milan)


Laga derby merupakan pertandingan antar tim yang berasal dari kota yang sama. Pertandingan ini biasanya memiliki aura pertandingan yang berbeda dengan aura pertandingan antar klub besar untuk memenangi trofi juara. Pertandingan ini sarat emosi bukan karena prestasi yang diperebutkan tetapi lebih karena gengsi.

Pembuktian kepada bagian lain dari kota tersebut bahwa merekalah yang lebih baik. Dalam Liga Italia Serie-A sendiri ada beberapa laga derby yang juga terbilang seru, ada Derby della Mole (juventus vs Torino), Derby della Capitale (As.Roma vs Lazio), Derby D’Italia antara Inter & Juventus, padahal bukan dari satu kota, tapi sejarahnya karena 2 klub ini belum pernah turun ke Serie B, sehingga jadi derby penguasa Serie A (Tapi akibat kasus Calciopoli tahun 2006, Juventus terpaksa turun ke Serie B karena dipastikan bersalah melakukan pengaturan skor) Dan “Ibu dari segala Derby” yaitu Derby Della Madonnina, yang pastinya sarat gengsi dan emosi antara 2 klub kota Milan, yaitu Internazionale dan AC Milan.

Asal kata Madonnina merupakan panggilan masyarakat setempat untuk patung Virgin Mary yang berada di puncak Katedral Milan, salah satu trademark kota Milan. Bagi warga Milan tempat tersebut merupakan tempat yang sakral dari segi rohani dan seperti yang kita ketahui dimana sepakbola menjadi sebuah “kepercayaan” di negeri Italia maka tidak berlebihan jika memberi nama derby ini della Madonnina, derby yang secara etimologis menganalogikan bahwa siapapun yang memenangkan derby tersebut, merekalah yang berada di puncak kota Milan.

Tempat dilangsungkannya derby della Madonnina antara Milan & Inter menggunakan stadion yang sama namun dgn nama yang berbeda. Oleh kubu Inter, diberi nama Guiseppe Meazza untuk menghormati jasa mantan pemainnya yang juga merupakan nama resmi stadion ini, hal ini juga yang membuat Milanisti enggan menyebut stadion tersebut dengan nama yang sama mengingat nama itu adalah mantan pemain Inter sehingga kemudian diberi nama San Siro. Saat dilangsungkan derby para suporter membagi diri mereka menjadi dua bagian, yaitu curva nord, di bagian utara stadion yang menjadi tempat para Interisti dan curva sud, bagian selatan stadion yang menjadi tempat para Milanisti

SEJARAH AWAL

Cerita tentang lahirnya persaingan antara kedua klub bermula tanggal 16 Desember 1899 dimana waktu itu hanya ada Klub Kriket dan Sepakbola Milan yang didirikan oleh Alfred Edwards. Saat itu ia menjadi presiden dari Klub Kriket dan Sepakbola Milan. Dibantu oleh Herbert Kilpin yang menjadi kapten klub sepakbola. Pada 9 Maret 1908, perselisihan mengenai dominasi pemain Italia dan Inggris di klub Ac Milan menyebabkan sekumpulan orang

Italia & Swiss memecahkan diri dari Ac Milan untuk membentuk klubnya sendiri. Nama Internazionale diambil karena pendirinya ingin membuat satu klub yang terdiri dari banyak pemain dari negara luar. Pada era itu, Inter identik dengan kaum borjuis sedangkan Milan dengan kelas pekerjanya. Ternyata selain berbeda visi, suporter kedua tim juga memiliki perbedaan stratifikasi sosial yang menjadi alasan mengapa persaingan kedua klub kota Milan ini begitu panas.


Sabtu, 02 Mei 2015

Teknik Menggiring Bola (Dribbling)


Sepakbola modern adalah dengan memainkan bola operan,lari secara tepat serta menggirirng bola. Aktifitas ini disebut dengan dribbling (menggiring bola). Dribbling atau Menggiring bola bisa diartikan gerakan lari menggunakan kaki untuk mendorong bola agar bergulir terus menerus di atas tanah. Dribbling hanya dilakukan di saat yang menguntungkan saja, yakni ketika bebas dari lawan.

Beberapa kegunaan menggiring bola (dribbling) antara lain:
1. Untuk melewati lawan
2. Untuk mencari kesempatan mengumpan bola dengan tepat kepada teman.
3. Untuk menahan bola agar tetap dalam penguasaan

Untuk dapat menggiring bola dengan baik,harus bisa melakukan tendangan dengan baik pula. Atau dengan kata lain,seorang pemain bola tidak akan mmpu melakukan dribbing dengan baik apabila belum bisa menendang bola serta melakukan penguasaan bola dengan baik pula.

. Kelebihan serta Kekurangan Teknik Menggiring Bola (Dribbling)


1. Kelebihan teknik dribbling menggunakan kaki bagian luar ,bila menggunakan kaki kanan dapat mengecoh ke sebelah kiri lawan / sebaliknya. Adapun kelemahannya tidak bisa mengecoh lawan dari arah kanan bila menggunakan kaki kanan, dan sebaliknya.


2. Kelebihan teknik dribbling menggunakan kaki bagian dalam dapat mengecoh lawan dari sisi kanan, bila menggunakan kaki kanan begitu juga sebaliknya. Adapun kelemahannya tidak bisa mengecoh lawan ke sebelah kiri jika menggunakan kaki kanan.


3. Kelebihan teknik dribbling menggunakan punggung kaki adalah dapat menggiring bola dengan lurus apabila tak ada lawan yang menghalangi. Adapun kelemahannya kurang efektif untuk mengecoh lawan sebelah kiri atau kanan.